Pengeringan Udara dengan Desikan vs. PendinginanPengeringan udara

Baik dehumidifier desikan maupun dehumidifier refrigeratif dapat menghilangkan kelembapan dari udara, jadi pertanyaannya adalah jenis mana yang paling cocok untuk aplikasi tertentu? Sebenarnya tidak ada jawaban sederhana untuk pertanyaan ini, tetapi ada beberapa pedoman yang umumnya diterima dan diikuti oleh sebagian besar produsen dehumidifier:

  • Baik sistem pengeringan berbasis desikan maupun berbasis pendinginan bekerja paling efisien bila digunakan bersama-sama. Keunggulan masing-masing sistem saling melengkapi keterbatasan sistem lainnya.
  • Sistem dehumidifikasi berbasis pendinginan lebih ekonomis daripada desikan pada suhu tinggi dan tingkat kelembapan tinggi. Secara umum, dehumidifier berbasis pendinginan jarang digunakan untuk aplikasi di bawah 45% RH. Misalnya, untuk mempertahankan kondisi keluaran 40% RH, perlu menurunkan suhu koil hingga 30º F (-1℃), yang mengakibatkan pembentukan es pada koil dan penurunan kapasitas penghilangan kelembapan. Upaya untuk mencegah hal ini (siklus pencairan es, koil tandem, larutan garam, dll.) dapat sangat mahal.
  • Dehumidifier desikan lebih ekonomis daripada dehumidifier refrigeratif pada suhu rendah dan tingkat kelembapan rendah. Biasanya, sistem dehumidifikasi desikan digunakan untuk aplikasi di bawah 45% RH hingga 1% RH. Dengan demikian, dalam banyak aplikasi, pendingin DX atau pendingin air dipasang langsung di saluran masuk dehumidifier. Desain ini memungkinkan penghilangan sebagian besar panas dan kelembapan awal sebelum memasuki dehumidifier di mana kelembapan dikurangi lebih lanjut.
  • Perbedaan biaya tenaga listrik dan energi termal (yaitu gas alam atau uap) akan menentukan perpaduan ideal antara desikan dan dehumidifikasi berbasis pendinginan dalam aplikasi tertentu. Jika energi termal murah dan biaya listrik tinggi, dehumidifier desikan akan menjadi pilihan paling ekonomis untuk menghilangkan sebagian besar kelembapan dari udara. Jika listrik murah dan energi termal untuk reaktivasi mahal, sistem berbasis pendinginan adalah pilihan yang paling efisien.

Aplikasi paling umum yang membutuhkan tingkat RH 45% atau di bawahnya adalah: Industri Farmasi, Makanan dan Permen, Laboratorium Kimia, Otomotif, Militer, dan Penyimpanan Kelautan.

Sebagian besar aplikasi yang membutuhkan RH 50% atau lebih tinggi mungkin tidak perlu menghabiskan banyak upaya karena biasanya dapat dicapai melalui pendinginan. Namun, dalam beberapa kasus, penggunaan sistem dehumidifikasi desikan dapat mengurangi biaya operasional sistem pendinginan yang ada. Misalnya, saat mengolah udara ventilasi dalam sistem HVAC bangunan, dehumidifikasi udara segar dengan sistem desikan mengurangi biaya pemasangan sistem pendingin, dan menghilangkan koil yang dalam dengan penurunan tekanan sisi udara dan cairan yang tinggi. Ini juga menghemat energi kipas dan pompa secara signifikan.

Pelajari lebih lanjut untuk meminta informasi lebih lanjut tentang solusi DRYAIR untuk kebutuhan dehumidifikasi industri dan desikan Anda.:

Mandy@hzdryair.com

+86 133 4615 4485


Waktu posting: 11 September 2019